Sembunyikan Semua (-)
Baca

Pengkhotbah 5:1-20

Takut akan Allah

5:1 (4-17) Awasilah kakimu ketika kamu pergi ke rumah Allah. Mendekatlah untuk mendengarkan daripada memberikan kurban orang-orang bodoh. Sebab, mereka tidak tahu bahwa mereka sedang melakukan kejahatan.

5:2 (5-1) Jangan tergesa-gesa dengan mulutmu, dan jangan terburu-buru dalam hatimu untuk menyatakan perkataan di hadapan Allah. Sebab, Allah di surga, dan kamu di bumi. Karena itu, biarlah ucapan-ucapanmu itu sedikit.

5:3 (5-2) Sebab, mimpi datang dari banyaknya pekerjaan, dan suara orang bodoh dari banyaknya perkataan.

5:4 (5-3) Ketika kamu menazarkan suatu nazar kepada Allah, jangan menunda menepatinya. Sebab, Dia tidak suka kepada orang-orang bodoh. Tepati yang telah kamu janjikan.

5:5 (5-4) Lebih baik tidak berjanji daripada berjanji, tetapi tidak menepatinya.

5:6 (5-5) Jangan biarkan mulutmu membuat tubuhmu berdosa. Jangan katakan kepada imam bahwa itu kesalahan. Mengapa Allah harus marah terhadap perkataanmu, dan menghancurkan pekerjaan tanganmu?

5:7 (5-6) Sebab, dalam melimpahnya mimpi dan banyaknya perkataan, ada kesia-siaan. Karena itu, takutlah akan Allah.

Kekayaan Adalah Kesia-siaan

5:8 (5-7) Jika kamu melihat penindasan orang miskin serta pelanggaran terhadap hukum dan kebenaran di suatu provinsi, jangan terkejut dengan persoalan itu! Sebab, seorang petinggi diawasi oleh petinggi lain, dan ada yang lebih tinggi lainnya di atas mereka.

5:9 (5-8) Keuntungan negeri adalah bagi semua orang. Raja pun mendapat keuntungan dari ladangnya.

5:10 (5-9) Orang yang cinta uang tidak akan dipuaskan dengan uang; dia yang cinta kelimpahan tidak akan dipuaskan dengan penghasilannya. Ini pun kesia-siaan.

5:11 (5-10) Ketika kebaikan bertambah, bertambah juga orang yang menghabiskannya. Apa keuntungan pemiliknya selain melihatnya dengan mata mereka?

5:12 (5-11) Para pekerja tidur dengan enak, entah dia makan sedikit atau banyak. Akan tetapi, kekenyangan orang kaya tidak akan membiarkannya tidur.

5:13 (5-12) Ada kemalangan menyedihkan yang aku lihat di bawah matahari, yaitu kekayaan yang disimpan oleh pemiliknya menjadi kemalangan mereka sendiri.

5:14 (5-13) Kekayaannya itu lenyap karena pekerjaan yang mencelakakan. Walaupun dia menanggung seorang putra, tidak ada apa pun di tangannya.

5:15 (5-14) Sebagaimana dia keluar telanjang dari kandungan ibunya, dia pun kembali seperti ketika dia datang. Dia tidak membawa apa pun dari kerja kerasnya yang dapat dia bawa di tangannya.

5:16 (5-15) Ini pun suatu kemalangan yang menyedihkan: Dalam segala cara dia datang, begitu juga dia akan pergi. Apa keuntungan orang yang bekerja keras untuk angin?

5:17 (5-16) Lagi pula, sepanjang hari dia makan dalam kegelapan dengan banyak kejengkelan, kesakitan, dan kemarahan.

5:18 (5-17) Lihat, yang aku pandang baik dan yang indah adalah bahwa orang makan, minum, dan memandang kebaikan dari segala kerja kerasnya di bawah matahari selama hari-hari kehidupannya yang sedikit, yang telah Allah berikan sebagai bagiannya.

5:19 (5-18) Kepada setiap manusia yang kepadanya Allah memberikan kekayaan, harta benda, dan kekuasaan untuk menikmatinya, mengambil bagiannya, dan bersukacita dalam kerja kerasnya, hal-hal ini adalah karunia Allah.

5:20 (5-19) Sebab, dia tidak akan banyak mengingat hari-hari kehidupannya karena Allah menyibukkannya dengan kegembiraan dalam hatinya.

AlkiPEDIA AlkiPEDIA

Penjelasan Singkat

Kesia-siaan kekayaan

Isi Pasal

Peringatan terhadap agama yang sia-sia. Kesia-siaan dan kekesalan meladeni memiliki kekayaan.

Garis Besar

5:1 Kesia-siaan dalam ibadah kepada TUHAN;
5:8 dalam bisikan menentang penindasan;
5:9 dan dalam kekayaan.
5:18 Sukacita di dalam kekayaan adalah pemberian TUHAN.

Judul Perikop

Takutlah akan Allah (5:1-7)
Kesia-siaan kekayaan (5:8--6:12)

Tokoh

Allah, Salomo.

Nama dan Tempat

Allah, Enak

Kesimpulan

Kita harus mengarahkan diri kita untuk menyembah Allah dengan segala kesungguhan dan perhatian yang terbaik, karena jika praktek agamawi tidak diarahkan dengan benar, bisa menjadi upacara yang kosong, dan kita akan kehilangan tujuan kita menghampiri hadirat-Nya.

Fakta

Mereka yang bekerja hanya untuk dunia, untuk memenuhi tangan mereka dengan apa yang tidak bisa mereka bawa pergi, tidak akan hanya meninggal dalam kematian yang tidak nyaman, namun akan kehilangan satu-satunya kenikmatan hidup. (ay. 12) tidurnya orang Kristen yang rajin itu manis, karena telah menggunakan kekuatan dan waktunya di dalam pelayanan Kristus, dia dapat dengan gembira kembali kepada Dia dan istirahat di dalam Dia yang memberikan perhentian. Mat 11:28-29.

Dengar

Program Studi Alkitab

Pengkhotbah 4:10-5:6 (Pengkhotbah 4:10--5:6)
Kebenaran Abadi

Playlist:


Nonton

The Bible Project: Ringkasan: Pengkhotbah (Pengkhotbah 1-12)

Playlist:

THE BIBLE PROJECT
ALKITAB VIDEO BERGAMBAR
BaDeNo PLUS
loader
Tampilkan Semua
1. Mengapa orang harus pergi ke rumah Allah? [Pkh 5:1]
Orang harus pergi ke rumah Allah untuk mendengarkan. [Pkh 5:1]
2. Mengapa orang harus mempersingkat kata-katanya? [Pkh 5:2]
Allah ada di surga, tetapi manusia ada di bumi, jadi mereka harus membiarkan kata-kata mereka hanya sedikit. [Pkh 5:2]
3. Apa yang lebih baik dilakukan oleh seseorang daripada membuat sumpah yang tidak ditepatinya? [Pkh 5:5]
Lebih baik bagi seseorang untuk tidak bersumpah daripada membuat sumpah yang tidak akan ditepatinya. [Pkh 5:5]
4. Ketika seseorang melihat orang miskin ditindas dan dirampok dari perlakuan yang adil dan benar, mengapa tidak ada orang yang terkejut seolah-olah tidak ada yang tahu? [Pkh 5:8]
Ketika seseorang melihat orang miskin ditindas dan dirampok dari perlakuan yang adil dan benar, dia seharusnya tidak terkejut karena ada orang-orang yang berkuasa yang mengawasi orang-orang di bawah mereka, dan bahkan ada yang lebih tinggi dari mereka. [Pkh 5:8]
5. Apa yang terjadi saat kemakmuran meningkat? [Pkh 5:11]
Ketika kemakmuran meningkat, begitu juga orang-orang yang menghabiskannya. [Pkh 5:11]
6. Apa yang tidak memungkinkan orang kaya untuk tidur nyenyak? [Pkh 5:12]
Kekayaan orang kaya tidak memungkinkan dia untuk tidur nyenyak. [Pkh 5:12]
7. Apa yang terjadi ketika orang kaya kehilangan kekayaannya melalui nasib buruk? [Pkh 5:14]
Ketika orang kaya kehilangan kekayaannya melalui nasib buruk, anak laki-lakinya, yang telah dia besarkan, tidak memiliki apa pun di tangannya. [Pkh 5:14]
8. Bagaimanakah seseorang dilahirkan dan bagaimana dia akan meninggalkan kehidupan ini? [Pkh 5:15]
Seseorang terlahir telanjang dari rahim ibunya, begitu juga dia akan meninggalkan kehidupan ini dengan telanjang. [Pkh 5:15]
9. Mengapa seseorang tidak terlalu sering mengingat hari-hari dalam hidupnya? [Pkh 5:20]
Seseorang tidak harus sering mengingat hari-hari dalam hidupnya, karena Allah membuatnya sibuk dengan hal-hal yang dia sukai. [Pkh 5:20]
loader
loader
loader
Studi lebih lanjut kunjungi situs: Alkitab SABDA.
loader
loader
Komunitas BaDeNo merupakan wadah yang disediakan oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) untuk saling berbagi hasil PA (BaDeNo). Hasil PA ini bisa dibagikan melalui:
BaDeNo PB
BaDeNo PL
Alkitab Setiap Hari
Mari join bersama dengan kami melalui:
#ayo_pa! #ayo_pa!